Perulangan merupakan salah satu konsep pemrograman yang memungkinkan kita untuk mengulang suatu intruksi/aksi/tindakan sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Tujuan dari menerapkan konsep perulangan ini agar kode atau perintah yang ditulis lebih efektif dan efisien.

Gambar disamping merupakan tata letak dan simbol perulangan di dalam raptor. Dari gambar tersebut terlihat bahwa secara default kondisi dan aksi dari simbol perulangan adalah kosong. Secara singkat gambar dapat diartikan bahwa apabila perbandingan kondisi sekarang belum mencapai kondisi pemberhenti, maka akan terus menuju ke alur “yes” dan akan menuju “no” apabila kondisi yang dijadikan pemberhenti telah tercapai.

Kondisi: Pada bagian kondisi, akan dilakukan pengecekan apakah hasil dari pengecekan bernilai true/Yes atau false/No. Apabila hasil bernilai true/Yes, maka perulangan akan terus dilakukan. Kemudian apabila hasil bernilai false/No, maka perulangan pun akan berhenti.
Aksi: Aksi merupakan proses atau kegiatan yang akan terus dijalankan selama kondisi perulangan bernilai true/Yes. Dengan kata lain, aksi akan dilakukan apabila program berhasil memasuki perulangan. Aksi dapat diletakkan sebelum atau sesudah tergantung dengan jenis perulangan yang dipakai.

Variable Kontrol: Variabel yang mengontrol perulangan dengan memeriksa kondisi true/false setiap putaran. Inisialisasi variabel kontrol diperlukan sebelum memulai perulangan.
Inisialisasi: Penetapan nilai awal variabel, seperti variabel kontrol (n) yang diinisialisasi dengan nilai 0 pada Gambar 4.
Input Nilai Variable Pemberhenti: Meminta input nilai dari variabel pemberhenti, yang menentukan jumlah perulangan. Contoh: variabel pemberhenti dinamakan "batas".
Pengecekan Kondisi: Memeriksa apakah variabel kontrol (n) masih kurang dari variabel pemberhenti (batas). Jika true/Yes, akan menjalankan aksi dan inkremen variabel kontrol. Jika false/No, program berhenti.
Inkremen/Dekremen Variable Kontrol: Menambah/mengurangi nilai variabel kontrol dalam setiap perulangan sesuai kebutuhan. Misalnya, inkremen (n = n+1) untuk penambahan, atau dekremen untuk pengurangan variabel kontrol (n = n-1).
Perlu diingat, nilai operasi tidak selalu +1 atau -1, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan program.