Fungsi adalah sub-program yang bisa digunakan kembali dalam program atau program lain. Fungsi berbeda dari prosedur karena fungsi mengembalikan nilai, sedangkan prosedur tidak. Fungsi membantu membuat kode lebih rapi dan efisien.

Tujuan Pembelajaran

Struktur Fungsi

Struktur fungsi dan prosedur hampir sama, dengan perbedaan utama terletak pada tipe data yang dikembalikan. Prosedur menggunakan tipe data void, yang berarti tidak mengembalikan nilai apa pun. Oleh karena itu, prosedur tidak bisa mengembalikan nilai secara langsung. Dalam fungsi, tipe data void diganti dengan tipe data yang sesuai dengan kebutuhan kita (misalnya: int, float, String, dll.).

Pendeklarasian

tipeData namaFungsi(tipeData parameter, tipeData parameter, . . . );

Pendefinisian

tipeData namaFungsi(tipeData parameter . . .)
{
	// Body
	return nilai;
}

Penjelasan

  1. tipeData: Merupakan tipe data yang dikembalikan oleh Fungsi, yaitu tipe data dari nilai yang ingin kita kembalikan.
  2. namaFungsi: Seperti pada Prosedur, nama Fungsi digunakan untuk mendeklarasikan fungsi dan juga untuk memanggilnya di main. Nama fungsi bersifat case sensitive dan harus mengikuti format penamaan umum (contoh: luasPersegiPanjang, total_harga, maxInteger).
  3. parameter: Parameter dalam Fungsi berfungsi sebagai placeholder atau variabel-variabel yang akan digunakan dalam Fungsi. Namun, dalam Fungsi hanya ada parameter input, tidak ada parameter output.
  4. Body: Isi atau body dari Fungsi yang berisi kode dan sintaks yang relevan dan akan digunakan di dalam Fungsi.
  5. return: Merupakan sintaks yang wajib ada dalam setiap Fungsi, digunakan untuk mengembalikan nilai atau hasil operasi dari Fungsi tersebut.

Pemanggilan

Perhatikan snippet code berikut!

<aside> 📑 Code:

</aside>