Pemilihan atau percabangan adalah struktur algoritma yang digunakan untuk mengatur eksekusi berdasarkan suatu kondisi tertentu. Pada dasarnya, percabangan memungkinkan program untuk membuat keputusan berdasarkan nilai dari kondisi yang dievaluasi.
Operator Boolean digunakan dalam pemrograman untuk membandingkan kondisi atau persyaratan. Hasil dari operasi Boolean adalah true atau false, tergantung dari evaluasi kondisi yang dilakukan.
Pemilihan atau percabangan dalam bahasa pemrograman C memiliki beberapa jenis utama: if-else, switch, dan operator ternary. Ini digunakan untuk mengatur alur eksekusi berdasarkan kondisi tertentu.
A. IF-ELSE
Satu Kasus (If):
Aksi dieksekusi jika kondisi terpenuhi.
Contoh:
if (kondisi) {
// aksi
}
Dua Kasus (If - Else):
Aksi di if dieksekusi jika kondisi terpenuhi.
Aksi di else dieksekusi jika kondisi tidak terpenuhi.
Contoh:
if (kondisi) {
// aksi jika kondisi terpenuhi
} else {
// aksi jika kondisi tidak terpenuhi
}
Lebih dari 2 Kasus (If - Else if - Else):
Aksi pertama dieksekusi jika kondisi1 terpenuhi.
Jika tidak, program memeriksa kondisi2.
Jika kedua kondisi tidak terpenuhi, aksi pada else dieksekusi.
Contoh:
if (kondisi1) {
// aksi jika kondisi1 terpenuhi
} else if (kondisi2) {
// aksi jika kondisi2 terpenuhi
} else {
// aksi jika kedua kondisi tidak terpenuhi
}
B. SWITCH
Digunakan untuk pemilihan dengan banyak kasus.
Mengevaluasi ekspresi tunggal yang sesuai dengan nilai dari setiap case.
Contoh:
switch (nilai) {
case 1:
// aksi jika nilai = 1
break;
case 2:
// aksi jika nilai = 2
break;
default:
// aksi jika tidak ada case yang cocok
}
C. OPERATOR TERNARY
Digunakan untuk membuat keputusan dalam satu baris kode.
Terdiri dari tiga operand: kondisi, nilai jika kondisi true, nilai jika kondisi false.
Contoh:
hasil = (kondisi) ? nilai1 : nilai2;
char.<string.h> seperti strcpy, strlen, strcmp, dan strcmpi.