Tipe data merujuk pada klasifikasi data berdasarkan jenis-jenis data yang tersedia di dunia nyata dan dapat diaplikasikan ke dalam sebuah wadah bernama Variabel. Tipe data berperan penting karena membantu compiler untuk menentukan cara penggunaan data tersebut. Dalam penggunaan tipe data, tipe data dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Tipe Data Primitif dan Tipe Data Bentukan.
Tipe data ini adalah tipe data paling dasar yang disediakan oleh bahasa pemrograman yang digunakan dan paling umum, berikut adalah info selengkapnya
| Tipe Data | Keyword | Format Specifier | Range Data |
|---|---|---|---|
| Integer | int | %d | -2,147,483,648 to 2,147,483,647 |
| Float | float | %f | 1.2E-38 to 3.4E+38 |
| Character | char | %c | -128 to 127 |
| Boolean | bool | %d | True (1) / False (0) |
Tipe data bentukan adalah tipe data yang dibuat oleh programmer untuk kebutuhan khusus. Tipe data ini dapat dibentuk sebagai turunan dari tipe data primitif (seperti int, float, char) atau tipe data bentukan lainnya. Ada dua cara utama untuk membuat tipe data bentukan:
Menggunakan typedef: Dengan kata kunci typedef, programmer dapat memberikan nama baru kepada tipe data yang sudah ada atau kombinasi tipe data yang ada. Contoh:
typedef struct {
char nama[50];
int umur;
float ipk;
} Mahasiswa;
Di sini, Mahasiswa adalah nama baru untuk struktur yang memiliki anggota nama, umur, dan ipk.
Menggunakan struct: Dengan kata kunci struct, programmer dapat mendefinisikan struktur data baru yang terdiri dari beberapa variabel dengan tipe data yang berbeda. Contoh:
struct Mahasiswa {
char nama[50];
int umur;
float ipk;
};
Struktur ini memungkinkan pengelompokan data terkait seperti nama, umur, dan IPK dari seorang mahasiswa dalam satu unit.