Kamu sudah sampai pada Prosedur yang kedua nih! Terus materi tambahannya apa aja ya dari Prosedur yang sebelumnya? Yuk simak penjelasan berikut!
Yak betul sekali, dalam prosedur kedua ini, hanya akan mendalami konsep prosedur di dalam prosedur sama halnya dengan Perulangan (2) - Nested Loop dan prosedur rekursif.
Perhatikan *snippet code* berikut!
<aside> 📑 Code:
</aside>
#include <stdio.h>
// Deklarasi Prosedur
void prosedurA(int a, int b);
void prosedurB(int sum);
// Main Program
int main()
{
int x = 10;
int y = 20;
**// Memanggil prosedurA yang akan memanggil prosedurB**
prosedurA(x, y);
return 0;
}
// Definisi Prosedur
**// Prosedur A yang menghitung penjumlahan dua angka dan memanggil prosedur B**
void prosedurA(int a, int b)
{
int sum = a + b;
prosedurB(sum);
}
**// Prosedur B yang menerima hasil penjumlahan dan menampilkannya**
void prosedurB(int sum)
{
printf("Hasil penjumlahan adalah: %d\\n", sum);
}
<aside> 💾 Output:
</aside>
Hasil penjumlahan adalah: 30
Deklarasi Prosedur:
void prosedurA(int a, int b);
a dan b.void prosedurB(int sum);
sum.Main Program:
main, dua variabel x dan y diinisialisasi dengan nilai integer 10 dan 20.prosedurA dipanggil dengan x dan y sebagai argumen.Prosedur A:
Parameter: int a, int b
10 dan 20.Proses:
a dan b, hasilnya disimpan dalam variabel sum.prosedurB dengan sum sebagai argumen.Kode:
void prosedurA(int a, int b)
{
int sum = a + b;
prosedurB(sum);
}
Prosedur B:
Parameter: int sum
prosedurA.Proses:
printf.Kode:
void prosedurB(int sum)
{
printf("Hasil penjumlahan adalah: %d\\\\n", sum);
}
main di mana variabel x dan y diinisialisasi dengan nilai 10 dan 20.prosedurA dipanggil dengan x dan y sebagai argumen.prosedurA, dilakukan penjumlahan a dan b yang disimpan dalam variabel sum (yaitu 10 + 20 = 30).